Foto untuk : BARENLITBANGDA KABUPATEN SEMARANG BELAJAR PENYUSUNAN RPJMD SESUAI PERMENDAGRI DI SITUBONDO

BARENLITBANGDA KABUPATEN SEMARANG BELAJAR PENYUSUNAN RPJMD SESUAI PERMENDAGRI DI SITUBONDO

(Situbondo, 26/9/2019) Edy Wiyono, S.Sos, M.Si, selaku Sekretaris Bappeda didampingi Naning Sugiarti, S.Si, M.AP selaku Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan dan Perencanaan Pembangunan, pada hari Kamis tanggal 26 September 2019 menerima kunjungan studi komparasi dari Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Barenlitbangda) Kabupaten Semarang. Bapak Muhammad Muslih, S.E, Sekretaris Barenlitbangda Kabupaten Semarang yang juga ketua rombongan menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memperoleh referensi pembanding terkait implementasi kebijakan dan penyusunan dokumen RPJMD, Perencanaan Umum dan Perencanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Bersama Sekretaris Barenlitbangda, hadir juga Kepala bidang Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Bidang Perencanaan Pemerintahan dan Sosial, Kasubbid Evaluasi dan Pelaporan, Kasubbid Pengembangan Usaha serta Fungsional Perencana Pertama. Kegiatan penyusunan dokumen RPJMD yang dilakukan di Kabupaten Situbondo telah disesuaikan dengan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Hal ini terwujud pada saat penyusunan Perubahan RPJMD Kabupaten Situbondo Tahun 2016-2021. Sedangkan Kabupaten Semarang baru pada tahun ini akan menyusun dokumen RPJMD yang sesuai dengan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Selain itu, untuk memudahkan penyusunan dokumen perencanaan, Situbondo telah menggunakan e-planning yang terintegrasi dengan e-budgeting melalui web based yaitu Sistem Informasi Perencanaan dan Keuangan Akrual (SIRKA). Juga ikut dipaparkan tentang salah satu inovasi terbaik di Situbondo yaitu Data Tunggal Daerah, Analisis Kependudukan Partisipatif (DTD-AKP) yang menjadi unggulan pada saat Situbondo meraih Juara 3 terbaik se Jawa Timur dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2019. 2 (dua) aplikasi tersebut yang menjadi topik menarik karena Barenlitbangda Semarang belum memiliki system yang mengintegrasikan perencanaan dan penganggaran serta aplikasi tentang kemiskinan seperti DTD AKP. Sekretaris Barenlitbangda menyatakan ketertarikan dan ingin belajar lebih banyak pada kesempatan yang akan datang.