Foto untuk : GIAT INOVASI INDUSTRI PUSAT PENELITIAN BIOTEKNOLOGI (LIPI) JALIN KERJASAMA DENGAN BAPPEDA KABUPATEN

GIAT INOVASI INDUSTRI PUSAT PENELITIAN BIOTEKNOLOGI (LIPI) JALIN KERJASAMA DENGAN BAPPEDA KABUPATEN

Pusat Penelitian Bioteknologi (LIPI) mengadakan kunjungan ke Bappeda Kabupaten Situbondo pada hari Kamis, Tanggal 26 September 2019 dalam rangka pelaksanaan kegiatan Inovasi Industri. Agenda pokok dalam kunjungan dimaksud adalah 1. Melaksanakan koordinasi dengan Bappeda dan DTPHP terkait kerjasama penyediaan bibit unggul ubi kayu, 2. Melaksanakan survey lokasi sebagai tempat penelitian dan demplot uji coba varietas baru. Maksud dan tujuan kunjungan LIPI yaitu : 1) Menyiapkan dokumen kerjasama antara LIPI dengan Bappeda Kabupaten Situbondo tentang pengembangan ubi kayu sebagai bahan baku industri mocaf, 2) Menyiapkan dokumen legalisasi (perlindungan dan pelepasan) varietas ubi kayu hasil penelitian Bioteknologi LIPI, 3) Menyiapkan bibit ubi kayu untuk multi lokasi dan produksi bibit pada tahun 2020.
Dari kerjasama antara LIPI dengan BAPPEDA diharapkan memberikan manfaat dalam hal penyediaan bibit unggul pagi petani, terjaganya kualitas ubi kayu dengan perlindungan dan pelepasan varietas baru, tersedianya kebutuhan bahan baku ubi kayu untuk mproduksi mocaf secara kontinyu, dan dapat meningkatkan nilai tambah ubi kayu baik kualitas dan nilai ekonomi
Kegiatan diawali dengan rapat koordinasi antara Bappeda, DTPHP dan LIPI yang membahas tentang maksud dan tujuan kerjasama, bentuk kerjasama yang akan dilaksanakan dan output dan outcome yang diharapkan kemudian dilanjutkan dengan survey ke lahan yang akan dijadikan tempat penelitian dan demplot uji coba varietas baru.
Lokasi penelitian difokuskan pada 2 titik yaitu : 1) Desa Jatisari Kecamatan Arjasa dan 2) Desa Gelung Kecamatan Panarukan. Luas lahan pengembangan ubi kayu pada masing – masing lokasi yaitu 1,2 ha yang terdiri dari 1 ha untuk usaha perbanyakan pembibitan dan 0,2 ha untuk demplot (varietas baru) baik di Desa Jatisari maupun di Desa Gelung, lahan yang digunakan merupakan lahan pemerintah. 0,2 ha sebagai bahan demplot yang nantinya akan dijadikan dasar bagi petani untuk mengembangan ubi kayu dengan varietas yang disesuaikan dengan jenis dan kontur tanah, ketersediaan air, iklim/cuaca dan cara budidaya dan tehnologi yang tepat sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas ubi kayu melalui pengolahan mocaf.
Dengan adanya kerjasama antara Pemerintah Daerah dengan LIPI diharapkan dapat meningkatkan produksi dan produktivitas ubi kayu di Kabupaten Situbondo melalui penyediaan bibit unggul, perbanyakan, perlindungan dan pelepasan varietas yang mendukung penyediaan bahan baku Industri Mocaf di Kabupaten Situbondo.