Foto untuk : Pemda Aceh Utara Studi Banding Tentang Integrasi Perencanaan dan Penganggaran Daerah-Aplikasi SIRKA

Pemda Aceh Utara Studi Banding Tentang Integrasi Perencanaan dan Penganggaran Daerah-Aplikasi SIRKA

SITUBONDO (8/8/2017) – Pemerintah Kabupaten Situbondo menerima kunjungan Kabupaten Aceh Utara hari ini, Rabu (8/8/2017), Di Ruang Rapat Baluran Setdakab Situbondo. Rombongan yang terdiri dari Bappeda Kab. Aceh Utara sebanyak 6 orang, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) 4 Orang dan Bagian Kominfo sebanyak 1 orang diterima langsung oleh Bapak Sekda Kabupaten Situbondo Drs. H. Syaifullah MM, sekaligus memberikan sambutan. Acara tersebut juga dihadiri oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (KOMINFO), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Situbondo.

Kunjungan Bumi malikussaleh di Bumi Shalawat Nariyah mendapatkan sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Situbondo. Bapak Sekda Kabupaten Situbondo juga didampingi oleh Dadang Aries Bintoro, S.Sos., M.Si selaku Kepala DISKOMINFO Situbondo selaku leading sektor dibidang Teknologi Informasi (TI), Drs. Haryadi Tejo Laksono, M.Si Kepala Bapppeda Situbondo, dan Dra. Tri Cahya Setyaningsih, MM selaku Kepala BPPKAD Situbondo.

Bpk Yulizar, Kabag Kominfo Kabupaten Aceh Utara, menyampaikan keinginannya untuk bisa berbagi ilmu dan pengalaman lebih banyak dengan Pemerintah kabupaten Situbondo dalam penerapan Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan dan Keuangan Akrual (SIRKA). Langkah-langkah yang telah dilakukan, kendala yang dihapi serta solusi yang telah diambil selama ini.

Kepala Bappeda Situbondo Drs. Haryadi Tejo Laksono, M.Si, mengatakan, “Bappeda Situbondo mengawali kerjasama dengan Kabupaten Banyuwangi untuk menerapkan Aplikasi Perencanaan Terigrasi dan Open Source berdasarkan arahan Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto, SH”. Bupati melihat pentingnya integrasi dalam perencanaan dan penganggaran sehingga konsistensi antar dokumen perencanaan, RPJMD, RENSTRA, RENJA, RKPD, dan KUA PPAS bisa tercipta. Kemudian pada tahun 2015 Kabupaten Situbondo bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Teknologi (BPPT) untuk mengembangkan SIRKA.

“Ada 3 hal peran Kominfo dalam Pengelolaan Aplikasi Sirka di Situbondo” Kadis kominfo menjelaskan. Pertama dalam penyedian dan pengelolaan infrastruktur pendukung, dimana Kominfo situbondo sudah membangun jaringan interkoneksi antar skpd, baik secara Fiber Optik (FO) maupun melalui sarana gelombang radio (wifi), penyedian akses ke aplikasi seperti sub domain, VPN IP address, keamanan akses dan remote file.

Kedua, pemanfaatan Aplikasi Sirka. Sirka dikembangkan oleh BPPT dan diuji cobakan pada tahun 2015 (tahun pertama) dengan melakukan instalasi aplikasi pada server yang disediakan oleh BPPKAD dengan memanfaatkan metode co-location dengan Dishubkominfo waktu itu. Pada tahun 2016 (tahun ke-2) aplikasi Sirka mulai digunakan oleh seluruh SKPD. Dan pada tahun 2017 (tahun ke-3) merupakan tahap pengembangan sampai dengan sekarang.

Peran Ketiga adalah pengembangan dan pengelolaan Aplikasi, dimana Kominfo telah melakukan pelatihan, penggunaan keamanan jaringan (SSL), dan yang sedang dan menjadi kegiatan rutin adalah dalam hal pemeliharaan jaringan, pemantauan aplikasi, backup rutin dll. Kedepan Diskominfo akan menindaklanjuti kerjasama dengan BPPT untuk transfer knowledge agar Situbondo bisa mandiri dalam hal pengembangan Sirka selanjutnya.

Kepala BPPKAD Situbondo, Dra. Tri Cahya Setyaningsih, MM. juga menyampaikan proses transisi antara aplikasi yang dipakai sebelumnya (SIMDA) dan SIRKA tidaklah mudah. Perlu perjuangan karena sistemnya memang berbeda. Banyak hal harus diinput ulang dan disesuaikan. Tapi dengan komitmen, kegigihan dan semangat demi kebaikan dan kemajuan Situbondo semua kendala dan tantangan bisa dilalui bersama.

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi santai yang berlanjut dengan jamuan makan siang sebelum acara berakhir.