Foto untuk : PEMERINTAH KAB. SITUBONDO ME LAUNCHING APLIKASI E – DESA NOW SEBAGAI SOLUSI PENGENTASAN KEMISKINAN

PEMERINTAH KAB. SITUBONDO ME LAUNCHING APLIKASI E – DESA NOW SEBAGAI SOLUSI PENGENTASAN KEMISKINAN

Pemerintah kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melakukan sebuah terobosan untuk menyelesaikan kemiskinan di Situbondo yang masih tersisa 13 persen. Terobosan tersebut melalui sebuah aplikasi data kemiskinan yang diberi nama e-DesaNow (Sistem Informasi Terpadu Perencanaan Partipatif Supra Desa) .

“Melalui aplikasi ini, pemerintah mampu mengkontrol dengan baik, tingkat kemiskinan masyarakat mulai dari sangat miskin, miskin, hampir miskin dan rentan miskin,” kata Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, Jumat (29/12/2017).

Bupati mengemukakan, selama ini data kemiskinan yang menjadi acuan pemerintah pusat untuk memberikan bantuan kepada masyarakat miskin belum tepat sasaran, sehingga akan menimbulkan kecemburuan sosial di tingkat akar rumput.

“Inilah yang menginisiasi kami untuk melakukan pendataan melalui tingkat bawah, seperti Dusun, RT dan juga RW. Ada 61 indikator yang nantinya akan menentukan tingkat kemiskinan masyarakat, apakah sangat miskin, miskin, hampir miskin ataukah rentan miskin,” terangnya.

Bupati optimis, melalui aplikasi ini akan menyelesaikan masalah kemiskinan di Situbondo, mengingat, verifikasi data masyarakat miskin sudah valid, sehingga masyarakat yang dibantu oleh pemerintah tidak akan salah sasaran.

“Data ini sudah seiirama dengan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2TK), memang data ini berbeda dengan data Badan Pusat Statistik, karena secara teknis pengambilan datanya juga beda,” ungkapnya.

Pemkab Situbondo meresmikan aplikasi e-DesaNow pada Kamis, 28 Desember 2017. Selain meresmikan aplikasi data kemiskinan, pemkab juga meresmikan Bursa Inovasi Desa (BID) sebagai ajang pertukaran ide dan gagasan kegiatan-kegiatan inovatif oleh desa.

Acara ini dihadiri oleh seluruh kepala desa dan lurah, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Situbondo.